Goda-Gado dan Unag-Uneg

17 April, 2010

Mr. X

Filed under: Uncategorized — palguno @ 7:10 PM

Nama Gayus Tambunan menjadi nama yang sangat populer belakangan ini. Dari orang-orang di jalanan sampai orang-orang yang bekerja di gedung ber-AC, mereka mengenal Gayus sebagai simbol baru. Simbol makelar dalam kasus pajak. Bahkan nama Gayus konon katanya sudah menjadi nama tempat pemberhentian bus kota yang diteriakkan oleh kenek metro mini.

Sejak nama Gayus disebut dalam kasus makelar pajak, muncul nama-nama lain. Namun ada satu nama yang unik terkait kasus ini, yaitu Mr. X (dibaca: Mister Ex). Nama misterius karena masih mengggunakan simbol huruf ‘X’. Mengapa menjadi misterius, karena X bukan inisial nama sebenarnya, tapi X adalah sebuah simbol yang menyembunyikan identitas sebenarnya.

Dalam matematika, huruf x merupakan simbol peubah yang sering digunakan dalam sistem persamaan untuk dicari solusinya.  Misalnya: 2x + 3 = 13. Solusi persamaan tersebut adalah x = 5. Angka 5 diperoleh melalui cara yang sederhana yaitu mengurangi 13 dengan 3, kemudian hasilnya dibagi 2. Sederhana bukan? Itu kalau mencari x dalam sistem persamaan matematika yang kebetulan memang sederhana.

Lalu bagaimana dengan x yang menempel pada Mr. X. Siapa X yang sebenarnya? Lalu mengapa harus disimbolkan dengan huruf X? Mungkin karena X seperti dalam sistem persamaan matematika, identitas sebenarnya harus dicari dengan cara tertentu, bisa sederhana atau bisa komplek untuk mencari solusinya. Yang jelas X adalah misteri, selama nilainya belum terungkap.

Huruf X serupa dengan tanda silang (×). Tanda silang biasanya digunakan untuk menandai sesuatu, misalnya titik lokasi penemuan benda, tanda pilihan jawaban yang benar, bahkan tanda silang sering digunakan sebagai simbol sesuatu yang salah. Apakah karena huruf X yang serupa dengan tanda silang untuk menyatakan sesuatu yang salah, maka istilah Mr. X artinya orang yang salah. Jawabannya menunggu siapa Mr. X dan setelah diketahui siapa dia sebenarnya, buktikan bahwa dia bersalah atau benar?

Mencari Mr. X tidaklah mudah karena X masih berupa peubah yang harus dicari nilainya. Seperti dalam matematika, nilai X bisa negatif atau positif. Selain itu untuk mencari nilai X, harus dilihat persamaan secara keseluruhan. Artinya harus dilihat apa yang ada di ruas kanan dan ruas kiri (dalam matematika, ruas kanan dan kiri dibatasi oleh tanda ‘=’). Dalam kasus Mr. X, ruas kanan dan kiri menyimbolkan bahwa dalam mengungkap kasus ini harus dilihat dari berbagai sisi atau aspek. Tentunya aspek hukum yang paling utama.

Karena simbol X atau tanda silang tidak selalu berarti salah, seperti penggunaan tanda silang dalam memilih jawaban yang benar, maka Mr. X juga bisa berarti salah atau benar, bisa juga hasilnya positif atau negatif. Kita tunggu hasil penyelesaian untuk mencari bagaimana peran Mr. X. Tunggu saja ….

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: