Goda-Gado dan Unag-Uneg

8 Juni, 2010

Mencegat Bantuan Kemanusiaan

Filed under: Uncategorized — palguno @ 12:08 PM

Pekan lalu mata sebagian warga dunia tertuju ke timur tengah. Armada kapal bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza Palestina dicegat oleh militer Israel. Dengan kondisi yang sangat tidak seimbang, serombongan relawan dari berbagai negara yang tergabung dalam misi kemanusiaan diserang oleh pasukan komando Israel. Penyerangan ini menimbulkan korban luka dan bahkan menimbulkan korban jiwa dari pihak relawan.

Tindakan Israel yang menyerang misi bantuan tersebut mendapatkan kecaman dari berbagai negara. Demonstrasi pecah di banyak negara, tidak terkecuali dari Amerika Serikat yang selama ini merupakan pendukung berat Israel. Relawan dengan berbagai latar belakang agama, etnis, dan bangsa ini memang bermaksud untuk memberikan bantuan warga Gaza yang selama ini mengalami blokade oleh Pemerintah Israel. Namun dengan alasan untuk mencegah masuknya senjata selundupan, Israel bertindak dengan sangat brutal terhadap relawan pembawa bantuan. Bahkan penyerangan tersebut terjadi di perairan internasional.

Membantu orang yang kesusahan itu wajib hukumnya, apapun agamanya. Obat-obatan, makanan, bahan bangunan, dan pakaian merupakan barang-barang yang dibutuhkan warga Gaza saat ini. Namun tindakan sewenang-wenang dari Israel menghalangi masuknya bantuan. Israel berdalih bahwa selama ini mereka telah memasok kebutuhan untuk warga Gaza, namun kenyataannya bantuan yang disalurkan jauh dari kebutuhan minimal. Maka bisa disebut adalah perbuatan biadab bila ada pihak yang menghalangi masuknya bantuan untuk warga yang sedang kekurangan.

Lain di timur tengah, lain pula di negeri kita tercinta, Indonesia. Di sini juga tidak sedikit orang hidup susah meski telah bekerja keras. Susah mendapat pekerjaan, susah memperoleh layanan kesehatan yang layak, susah menempuh pendidikan secara baik, dan susah membeli bahan kebutuhan pokok. Lalu, apakah mereka yang hidup susah di negeri ini juga mendapat bantuan dari pemerintah. Jawabannya adalah iya, namun jumlahnya terbatas. Pertanyaan selanjutnya, apakah bantuan untuk meringankan penderitaan warga yang hidup susah tersebut mendapat halangan seperti di timur tengah? Sayangnya jawabannya adalah iya.

Kalau di timur tengah yang terjadi adalah tindakan kasar dari tentara Israel terhadap relawan yang berniat memberi bantuan secara damai, di negeri kita halangan terhadap bantuan tersebut terjadi secara halus, cenderung tidak kentara. Lewat apa sebenarnya halangan tersebut? Lewat tindakan yang seolah-olah demi kebaikan, namun kebaikan hanya untuk segelintir orang.

Korupsi, penggelapan uang rakyat, bantuan bencana yang disunat, dan peraturan-peraturan yang memberatkan rakyat kecil adalah bentuk penyergapan terhadap bantuan kemanusiaan di negeri ini. Karena korupsi, uang negara yang seharusnya untuk rakyat akhirnya hanya masuk kantung pribadi. Bantuan bencana yang disunat berakibat pada korban bencana yang belum bisa pulih akibat kehilangan harta benda dalam bencana alam. Selain itu munculnya peraturan-peraturan yang sering disebut kebijakan namun sebetulnya tidak bijak membuat rakyat hidup makin susah.

Satu lagi yang sedang marak di negeri ini yaitu para pengusaha yang mengemplang pajak. Mereka mendapat untung besar dari usahanya selama ini namun enggan membayar pajak, seandainya membayar pajak, jumlahnya dikurangi dengan berbagai cara manipulasi keuangan yang canggih. Pajak yang konon katanya untuk pembangunan tidak masuk ke negara, bahkan kalaupun masuk ke negara akhirnya dikorupsi juga.

Jadi, ternyata tindakan mencegat bantuan tidak hanya terjadi di timur tengah. Di negeri kita juga banyak terjadi. Kalau di timur tengah mudah dilihat, ibarat dalam film siapa tokoh jahat dan siapa tokoh baik, di negeri ini tokoh jahatnya berbuat seolah-olah menjadi tokoh baik. Oleh karena itu: WASPADALAH (3X). Jangan lengah terhadap tindakan kelompok yang ingin mencegat bantuan kemanusiaan di negeri ini, apapun bentuknya kelompok itu, kita harus berani bertindak tegas terhadap mereka.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: