Goda-Gado dan Unag-Uneg

9 Agustus, 2010

Kekasihku Bernama KRL

Filed under: Uncategorized — palguno @ 10:27 AM

KRL, tiap hari mulai Senin sampai Jumat dengan setia menemaniku berangkat kerja dan pulang kerja. Bukan KRL yang lain, tapi KRL di sini adalah Kereta Listrik Jabodetabek. KRL yang memiliki rute Bogor-Jakarta merupakan transportasi masal yang disediakan bagi kaum penglajo.

Dengan tiga kelas yang disediakan, yaitu ekonomi, AC ekonomi, dan ekspres, KRL menjadi alternatif moda transportasi yang tercepat dan relatif murah. Ratusan penumpang KRL tiap hari hilir mudik mengangkut para penumpang dengan setia. Mulai dari pedagang sampai pengusaha tidak, tidak ada bedanya, mereka dengan patuh mengikuti jadwal KRL yang ada.

Namun benarkah KRL yang telah dengan setia melayani para penglajo ini berjalan tanpa hambatan? Sayang, sampai saat ini masih banyak hambatan yang menjadi kekurangan perjalanan KRL. Mulai dari jadwal kedatangan KRL yang sering terlambat, kondisi gerbong yang penuh sesak, AC yang tidak dingin, sampai dengan kejadian rel patah atau kereta anjlok. Yang lebih parah lagi adalah seringnya perjalanan KRL batal gara-gara kereta mogok. Kejadian yang juga sangat menyedihkan adalah kecelakaan KRL dengan kendaraan lain atau antar KRL itu sendiri.

Dengan masih banyaknya kekurangan, tiap hari para penumpang tetap setia menggunakan jasa KRL. Bagaikan pasangan kekasihnya, meski sering menimbulkan rasa sebel, namun senang rasanya bila bisa ketemu KRL. Ketika KRL belum datang, rasanya sangat tidak nyaman, ketika telah datang, rasanya senang sekali. Persis seperti seseorang yang menanti kekasihnya. Yah namanya juga sudah jatuh cinta, meski banyak keluhan namun KRL tetap ditunggu tiap hari. Bukankah kadang cinta berarti harus menyatukan segala hal yang menyebalkan, dan ketika itu terjadi kita tidak bisa lepas darinya. Itulah namanya orang telah jatuh cinta.

Nah di sini seharusnya pemerintah, terutama PT. KA Commuter Jabodetabek harus sadar. Istilahnya orang tua yang memiliki anak cantik dan menjadi incaran banyak orang, maka anaknya harus dirawat. Supaya tidak rusak, tidak telat, dan bisa memberi pelayanan yang baik. Apalagi KRL merupakan angkutan masal yang bisa jadi solusi memecahkan kemacetan di ibukota.

Kondisi gerbong yang penuh sesak dan jadwal kedatangan KRL yang masih mengecewakan harus menjadi prioritas utama untuk diperbaiki. Apalagi kelas ekonomi dan AC ekonomi baru saja mengalami kenaikan tarif, sudah selayaknya pelayanannya juga diperbaiki.

Jadi, mohon kepada pemerintah sebagai pemilik, segera perbaiki pelayanan KRL. Jangan berdalih bahwa penumpang menerima apa adanya lalu tidak ada perbaikan. Mungkin penumpang karena sudah terlanjur jatuh cinta, ya akhirnya menerima apa adanya. Namun tetap saja harus ada perbaikan supaya bisa ada timbal balik. Mudah-mudahan segera ada perbaikan. Mudah-mudahan, supaya kekasihku yang bernama KRL bisa tetap setia menemaniku.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: