Goda-Gado dan Unag-Uneg

9 Agustus, 2010

Mati Listrik

Filed under: Uncategorized — palguno @ 10:29 AM

Jaman sekarang, listrik sudah menjadi kebutuhan primer. Tidak nyaman rasanya ketika pasokan listrik terganggu. Suasana gelap, alat elektronik mati, dan kondisi gelap rawan terhadap gangguan keamanan. Namun listrik mati sudah menjadi kebiasaan di negeri ini.

Kondisi byar pet sudah akrab menemani kehidupan masyarakat sehari-hari. Tarif listrik naik namun tidak diiringi dengan jaminan pasokan listrik. Bila pelanggan menunggak tagihan listrik bulanan, denda bahkan pemutusan aliran listrik menjadi ancaman. Namun ketika listrik byar pet alias mati, sering terjadi berhari-hari, PLN sebagai pengelola tidak memberikan kompensasi. Aneh memang yang terjadi di negeri ini, pelayanan umum masih rendah kualitasnya.

Listrik mati tidak hanya menimbulkan suasana gelap ketika terjadi di malam hari. Listrik yang tiba-tiba mati juga berpengaruh pada alat elektronik, dampaknya bisa menimbulkan kerusakan. Komputer bisa rusak bila tiba-tiba aliran listrik terputus. Apalagi bila terjadi di mesin-mesin pabrik, untuk merestart lagi mesin kadang membutuhkan waktu. Kerugian pelanggan tentu bisa sangat tinggi.

Hal yang paling mengejutkan lagi, atau tidak perlu terkejut, pada Jumat pagi 6 Agustus 2010 lalu listrik di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) padam. Jaringan internal listrik bandara tidak siap menghadapi pemadaman. Yang terjadi adalah kekacauan penumpang karena sistem check in dilakukan secara manual. Antrian penumpang mengular, dan pihak pengelola bandara tidak siap terhadap kejadian padamnya listrik tersebut. PLN merasa tidak bertanggung jawab, sedangkan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola juga bingung dan hanya meminta maaf.

Maaf telah diberikan, karena memberi maaf itu perbuatan mulia. Namun kerugian yang ditimbulkan sudah terlanjur sangat besar, mulai dari keterlambatan jadwal penerbangan, sampai dengan terganggunya seluruh penerbangan yang terkoneksi dengan penerbangan dari dan ke Soetta. Yah itulah namanya hidup di negara yang masih tertinggal, bukan berarti Indonesia tertinggal segalanya, namun kenyataannya pelayanan umum masih sangat buruk. Maklum dan sabar harus menjadi sifat utama warga negeri ini.

Padamnya listrik di Bandara Soetta sungguh sangat memalukan. Bandara yang merupakan pintu gerbang di negeri ini, kok ya bisa mati listrik. Bagaimana orang mau datang ke Indonesia bila pelayanan di pintu masuk saja sudah buruk. Apalagi negeri ini mengkampanyekan Visit Indonesia Year guna menarik wisatawan asing ke negeri ini.

Mudah-mudahan para pemimpin negeri ini segera sadar bahwa pelayanan umum untuk masyarakat masih sangat kurang. Jangan karena para pejabat negeri ini sudah mendapat fasilitas nyaman lalu mereka lupa pada kenyamanan untuk rakyatnya. Jangan males, jangan suka bolos, jangan pelupa, dan jangan egois buat para pemimpin negeri ini. Marilah kita sama-sama prihatin dengan kondisi negeri ini, sama-sama berjuang memajuka bangsa yang sebentar lagi akan berulang tahun. Maju negeriku, maju bangsaku, dan semoga mendapat pemimpin yang amanah.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: