Goda-Gado dan Unag-Uneg

25 Oktober, 2010

Pahlawan

Filed under: Uncategorized — palguno @ 2:08 PM

Rame-rame ingin jadi pahlawan, baguslah kalau begitu. Karena pahlawan adalah orang yang berjasa bagi orang lain. Begitu seharusnya, berjasa bagi orang lain artinya berguna bagi orang lain. Bukankah orang yang baik adalah orang yang bisa berguna bagi orang lain.

Beberapa orang mengusulkan tokoh untuk dijadikan pahlawan nasional. Mantan Presiden Soeharto dan Gus Dur yang juga mantan presiden merupakan dua tokoh yang masuk daftar usulan. Pro dan kontra terkait masuknya Pak Harto muncul dari berbagai kalangan mengingat tidak semua orang menganggap Pak Harto sebagai orang baik. Beda pendapatpun muncul di mana-mana.

Sebetulnya siapapun bisa jadi pahlawan. Bukankah bisa dikatakan bahwa semua orang memiliki jasa baik. Perlu diingat bahwa tidak ada orang yang selamanya baik, juga tidak ada orang yang selamanya jahat. Kebaikan dan kejahatan selalu menjadi atribut bagi manusia, tinggal lebih besar mana, kebaikan atau kejahatannya.

Mempertentangkan tentang jasa seseorang agar menjadi pahlawan tidak akan pernah selesai. Orang dianggap berjasa kepada negara, namun pasti ada juga orang yang tidak suka. Hal ini karena tidak ada tokoh bangsa ini yang bisa memuaskan seluruh rakyat Indonesia. Jadi tinggal bagaimana para ahli mempertimbangkan siapa yang layak diberi gelar pahlawan.

Namun dari sekian banyak perdebatan tentang tokoh siapa yang layak diberi gelar pahlawan, ada pihak-pihak yang agak “terabaikan”. Para petani, guru, dan buruh bangunan adalah sebagian kelompok yang terlupakan. Ketersediaan pangan merupakan hasil jerih payah petani, munculnya orang-orang pintar di negeri ini adalah jasa para guru, dan tersedianya infrastuktur yang menjadi simbol kemewahan adalah hasil kerja keras para buruh bangunan. Tentunya tidak hanya mereka yang berjasa, masih banyak kelompok lain yang patut dihormati kerja keras dan jerih payahnya.

Selama ini guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa, ya memang begitulah, jasa guru memang sering tidak ditandai atau dikenang, terutama para guru yang mengajar di daerah-daerah terpencil. Saat ini yang muncul adalah orang-orang yang berlagak sebagai pahlawan, berkoar-koar selama kampanye akan membela kepentingan rakyat, namun begitu menjabat lupa dengan janji-janji manis selama kampanye. Mungkin mereka memang layak disebut sebagai pahlawan yang kata orang sih lebih tepatnya “pahlawan kesiangan”. Mengklaim hasil kerja selama menjabat, padahal rakyat bekerja keras sendiri tanpa sentuhan janji-janji manis.

Dalam dunia kanak-kanak, kita mengenal superhero, misalnya batman, superman, spiderman; mereka semua adalah pembasmi kejahatan. Superhero atau pahlawan super merupakan orang-orang yang mencurahkan segala kekuatannya demi ketenangan dan keamanan dunia. Jadi mereka benar-benar pahlawan, sayang hanya dalam kisah fiksi. Namun patut dicatat, para superhero itu dalam ceritanya tidak pernah menawarkan diri sebagai pahlawan, penduduk kotalah yang mengangkat mereka sebagai pahlawan secara otomatis.

Menemukan pahlawan seperti dalam cerita fiksi di dunia nyata bisa dikatakan hampir mustahil. Saat ini orang lebih senang bertindak untuk dirinya sendiri. Bahkan para wakil rakyat yang terhormat yang katanya bekerja mewakili kepentingan rakyat, namun yang muncul adalah bekerja bukan mewakili siapa-siapa dengan kata lain hanya untuk diri sendiri.

Jadi, tanpa perlu perdebatan ngalor ngidul tentang siapa yang paling berjasa, asal selama hidup kita berbuat baik, niscaya orang akan menghormati kita. Sikap hormat dari orang lain inilah yang menjadikan kita pahlawan. Seorang pahlawan bukan dikenang karena tanda jasanya yang berderet, namun karena perbuatannya memang layak disebut sebagai pahlawan. Jasa baik seseorang akan abadi selamanya.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: