Goda-Gado dan Unag-Uneg

13 Juni, 2011

Orang Sakit

Filed under: Korupsi — palguno @ 1:16 PM

Di televisi, di surat kabar, di internet, di radio, bahkan di angkutan umum obrolan tentang tersangka korupsi yang ngabur ke luar negeri menjadi hal yang umum. Mulai dari obrolan serius sampe yang hanya guyon, bahkan plesetan. Yah itulah salah satu bahan obrolan yang lagi populer saat ini.

Sebetulnya mereka itu memang bersalah atau tidak bersalah? Kalau tidak bersalah kenapa harus kabur. Lalu kok mudah sekali mereka kabur, padahal sedang jadi tersangka. Atau mereka bukan kabur, hanya “menghindar” saja karena takut dianggap salah. Tapi seharusnya kalau benar ya harus berani membela diri bukannya kabur.

Lebih lucu lagi, alasan yang umum  adalah mereka bukannya kabur, bukan menghindar, tapi mau berobat karena sakit. Lah kok sakit kenapa harus berobat keluar negeri, emangnya di Indonesia tidak ada dokter, tidak ada rumah sakit, tidak ada obat atau memang di Indonesia tidak ada tabib yang jagoan.

Sakit apa sih yang menyebabkan orang harus berobat keluar negeri. Sakit jiwa, sakit hilang ingatan, sakit mental, atau sakit yang menyebabkan orang alergi tinggal di Indonesia. Dulu waktu kecil, kita tidak boleh keluar rumah atau banyak bergerak ketika sakit. Tapi ini orang sakit malahan pergi keluar negeri, bahkan berpindah-pindah antar negara.

Bisa jadi bagi para tersangka korupsi, berobat di Indonesia tidak meyakinkan. Mereka merasa takut jika peralatan kedokteran di Indonesia tidak layak karena kualitasnya rendah. Kualitas rendah karena proses pengadaannya sarat dengan tindakan korupsi. Bagaimanapun urusan korupsi mereka kan sangat paham, soalnya mereka juga sangat berpengalaman melakukan mark up dan pemotongan anggaran demi kantong pribadi.

Atau jangan-jangan mereka itu sebetulnya “orang baik”. Mereka para tersangka korupsi itu tahu bahwa uang hasil korupsi itu haram. Jadi karena “kecintaan” mereka pada warga bangsa ini, maka mereka tidak tega membelanjakan uang haram tersebut di Indonesia. Jadi mereka membelanjakan uang haram di luar negeri. Menurut mereka biar saja rakyat negara lain yang kebagian uang haram.

Atau mereka itu benar-benar nasionalis sejati. Mereka tidak ingin penyakit mereka menular di masyarakat Indonesia, terutama penyakit yang suka mengambil hak milik orang lain. Walaupun jika ditelusuri lebih lanjut, bisa jadi bukan karena tidak ingin menularkan penyakit mereka ke orang lain, tapi takut keahlian mereka ditiru orang lain. Kan kalau banyak orang yang pandai melakukan korupsi, mereka nanti banyak dapat saingan dan pembagian jatahnya makin kecil.

Jadi apa yang sebetulnya terjadi, mereka itu sakit, berobat, atau memang sengaja kabur supaya tidak ditangkap aparat penegak hukum? Yang lebih parah lagi jangan-jangan mereka itu sudah lupa bahwa mereka itu warga negara Indonesia, makanya lebih suka tinggal di luar negeri. Yang jauh lebih parah lagi, jangan-jangan mereka itu lupa bahwa mereka itu manusia yang akan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya nanti di akhirat.

Yang jelas, orang sakit fisik lebih mudah diobati, tapi kalau sakit jiwa, obatnya harus dari diri sendiri. Orang sakit punya keinginan sembuh, orang sehat jangan beralasan sakit hanya demi lepas dari tanggung jawab.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: